Senin, 19 Januari 2015
PEMUDA DAN SIKAP POLITIK
DALAM PESTA DEMOKRASI
Dengan tekad yang kuat kita harus jauhkan diri dan hati kita dari sifat apatis (tidak peduli) terhadap demokrasi yang ada di Negara kita. Melalui keislaman dan keimanan yang kita miliki, mari kita jaga bangsa dan negara kita ini dengan sikap positif dan berdedikasi tinggi untuk negara salah satunya dengan memberika suara kita untuk indonesia baru yang akan di mulai dengan pergelaran pemilihan presiden yang sebentar lagi akan tiba.
Mari sahabat-sahabatku yang budiman, jangan kita diam dan bahkan tidak peduli dengan negara kita. Jangan jadi golongan putih (golput) pada pesta demokrasi mendatang. Kita harus yakin bahwa kedua pasangan capres-cawapres diatas adalah kader- kader bangsa terbaik yang nantinya akan membawa indonesia ke arah yang lebih abaik, bermartabat dan mensejaterakan kita semua. Silahkan tentukan pilihan kita masing-masing untuk Indonesia baru, maju dan bermartabat.
Jangan golput sobat…!
DI REPUBLIK INDONESIA
Nah, tidak lama lagi pesta demokrasi yang kedua akan segera digelar serentak di Negara kita republik Indonesia yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) Periode 2014-2019. Pada pilpres mendatang yang akan di laksanakan pada tanggal 9 Juli nanti, kita tentunya sudah mengetahui calon presiden dan calon wakil presiden yang akan kita pilih nanti sebagai pemimpin baru untuk indonesi selama lima tahun kedepan.
Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan dua pasangan Calaon Presiden dan Calon Wakil Presiden yakni pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa (NO. Urut 1) dan pasangan Joko Widodo-Muhammad Jusuf Kalla (No. Urut 2). Tentu, kita semua sudah mengantongi siapa calon presiden dan wakil presiden yang akan kita pilih nanti, berdasarkan kriteria pilihan dari hati kita masing-masing.
Untuk itu, saya mengajak kepada para sahabat untuk selalu ikut andil dan berperan aktif dalam pesta demokrasi kali ini sebagai bagian dari rasa nasionalisme kita terhadap bangsa dan negara indonesia yang kita cintai ini. Sebagai generasi bangsa yang berilmu tentu kita paham betul apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan cita-cita mulia kebangsaan yang berasaskan pancasila. Yaitu menjadi bagian dari demokrasi yang jujur, adil dan bermartabat. Pemuda juga harus selalu memberikan pesan kepada bangsa bahwa pemuda padalah ujung tombak bagi eksistensi sebuah negara di masa-masa yang akan datang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar